Top Social

[Review] Haakaa Silicone Breast Pump, I Love It!

Friday, November 18, 2016
Pada saat kehamilan dan kelahiran anak pertama, aktivitas saya sebagai mahasiswa membuat breastfeeding journey Kakak tidak lepas dari kegiatan pumping demi menjaga “tabungan”ASIP. Sampai usia Kakak 11 bulan, setiap hari saya pumping, cuci steril perlengkapan “perang”ASI, dan menata pasokan ASIP di freezer.

Setelah lulus, saya menjadi Stay At Home Mother (SAHM) hingga kelahiran Baby Al. Saya berpikir tidak perlu memiliki tabungan ASIP seperti saat anak pertama karena saya lebih banyak di rumah. Kalaupun pergi hanya sesekali untuk mengurusi rintisan bisnis yang tidak terlalu banyak menyita waktu. Tabungan ASIP memang masih perlu, tapi tidak sebanyak pada saat masih menjadi mahasiswa.

Tapi oh tapi....

Ketika saya pumping dengan pompa asi yang sudah saya miliki yaitu Unimom Mezzo, ternyata performansinya sudah menurun. Tidak bisa mengosongkan PD seperti dulu. Prediksi saya sih karena diafragmanya sudah agak terbuka, tidak serapat dulu. Saya juga baru nyadar karena baru mencobanya dua minggu setelah Baby Al lahir. My bad...

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli breastpump baru. Selain karena merasa PD masih sering penuh, saya juga ingin meningkatkan produksi ASI dari PD sebelah kanan. They don’t produce the same amount of milk. Saya pun googling untuk menentukan breastpump terbaik sesuai dengan goal yang ingin dicapai. Dan....saya pun sukses galau....ada beberapa breastpump yang saya taksir, tapi masih menimbang dari segi harga dan fitur-fiturnya. Apakah cocok dengan saya atau tidak. Takutnya sudah dibeli mahal-mahal, jatuhnya nggak cocok kan jadi ngehe...

Di tengah kegalauan saya, Mamak Ri bertanya “Sudah tahu Haakaa belum? Googling gih”. Saya pun sukses dibuat penasaran sama Mamak Ri “Hah apaan itu?”. Kata Mamak Ri itu adalah breastpump yang sedang hits di birthclub-nya. Dikirimi foto dan testimoni dari teman Mamak Ri. Wah... semakin super duper penasaran hingga akhirnya memutuskan membelinya!!!

Haakaa BP ini keluaran dari Haakaa New Zealand. Haakaa merupakan brand milik keluarga yang berkomitmen menciptakan produk bayi yang alami, aman, non-toxic, dan ramah lingkungan. Mamas bisa melihat produk lain di website resminya di sini. Lucu-lucu dan menggemaskan ya produk-produknya, tapi yang terpenting adalah aman untuk anak.

Thanks to @shafarentalpump (Instagram) tempat saya melakukan pembelian, Haakaa cepat sekali datang dari Jakarta ke Jogja. Terlebih ke kampung saya yang termasuk remote area. Beginilah penampakan dari Haakaa tersebut:

Gambar dari Instagram @haakaaindonesia

Lucu sekali kan bentuknya? As simple as that. Tidak seperti breastpump lain yang banyak printilan, Haakaa BP ini hanya terdiri satu part. Sebenarnya ada juga lid berwarna kuning yang berfungsi sebagai tutup corong. Tapi saya tidak membelinya karena berpikir mungkin bisa menggunakan lid tutup corong Unimom yang sudah saya punyai. Ternyata lid milik Unimom bisa juga menjadi tutup sementara untuk Haakaa BP, ya tidak bisa menutup rapat sih tapi lumayan membantu mengcover corong.

Lid Tutup Corong
Gambar diambil dari www.haakaa.co.nz

Haakaa BP ini terbuat dari bahan food grade dan BPA Free jadi terjamin keamaannya untuk anak.Bisa dicuci dan disterilkan. Mencucinya pun mudah, tidak banyak printilan karena hanya satu part dan lemak-lemak ASI mudah dibersihkan tidak menempel.

Lalu bagaimana performanya?

Voila ....saya langsung jatuh cinta pada Haakaa BP ini. Begitu ditempel ke PD dan dipencet, it shows its magic! ASI mengucur dengan suksesnya. Mamas bisa melihat di Youtube untuk tutorial penggunaannya. Believe me... it is so simple.


Fleksibel untuk dibentuk
Gambar dari Instagram @babynbundleshop
Saya sungguh tidak menyangka hisapannya cukup kuat, bahkan melebihi pompa manual yang saya punya. Performanya hampir sama saat saya gunakan sebagai tandem menyusui dan dipakai sendiri tanpa bersamaan menyusui atau memompa. Bedanya ketika dipakai sebagai tandem, aliran ASI-nya lebih deras. Dan tentunta no wasted leaked milk anymore kan ya. Mamas yang punya newborn tentu sering mengalami PD bengkak dan ASI merembes ke mana-mana.

Menyenangkannya lagi, Haakaa BP ini bisa digunakan sambil rebahan miring sambil menyusui dan hands-free bisa sambil mengangkat dan meletakkan baby. Saya pernah mencobanya, bisa sih tapi tetap aja harus selalu waspada. Kalau pas tekanannya berkurang kemudian jatuh dan ASI tumpah bisa termehek-mehek deh.

Haakaa BP ini juga bisa ditempel sesuai angle yang kita inginkan agar bisa pas di bagian yang masih bengkak.
Apakah bisa mengosongkan PD? Bisa, tapi takes time. Jadi harus bersabar dan rileks. Kalau hanya punya waktu yang sedikit, maka bisa dikosongkan dengan dipompa, diperah dengan marmet, atau disusukan ke anak. Jadi kalau working mom masih tetap memerlukan BP lain kecuali sudah lihai memerah dengan metode marmet.
Bagaimana jika ASI susah keluar karena tidak dipakai sambil tandem? Kita bisa memijat-mijat PD terlebih dahulu agar merangsang LDR (Let Down Reflex). Atau bagi yang sudah lihai melakukan teknik marmet, maka dapat diperah dengan teknik matmet terlebih dahulu.

Bentuk Haakaa BP yang kecil, tidak vanyak printilan, dan tidak mengeluarkan suara (tidak berisik), membuat Haakaa BP ini cocok untuk dibawa traveling.
Kelemahan dari Haakaa BP ini adalah petunjuk volumenya kurang presisi. Misalnya saja ketika Haakaa BP menunjukkan di angka 2 Oz ketika saya tuang ke botol biasa ternyata 50 ml. Atau 4 Oz ketika dituang ke botol ternyata 100 ml. Ketika menuangkan ASIP juga harus hati-hati. Pipihkan corong sesuai lubang botol penyimpanan. Paling enak memang menuangkan ke botol wideneck. Tidak perlu dipipihkan, bisa langsung tuang.

By the way... Haakaa merilis varian baru dari Haakaa BP. Dengan kapasital 5 Oz dan ada standing silikon agar tidak mudah jatuh. Eh...jadi pengen deh versi barunya...*kekepdompet

Gambar dari Instagram @haakaa_malaysia
Verdict: 4.5 from 5 stars
Post Comment
Post a Comment