Top Social

[Baby Al Journey] Periksa Kandungan di Asri Medical Center (AMC) Jogja

Sunday, December 11, 2016

Cerita ini merupakan lanjutan kisah kelahiran Baby Al dan tindakan kuret yang saya alami.

Menjelang kepulangan dari Sadewa, perawat memberikan panduan terkait obat dan vitamin yang diberikan serta jadwal kontrol pasca melahirkan. Seminggu setelah kepulangan saya diharuskan kontrol lagi, terlebih karena saya habis dikuret.

Dilema mulai muncul, karena jadwal dr. Upik di Sadewa semuanya start malam hari yaitu jam 19.00 WIB. Wah meninggalkan Baby Al malam hari dan dengan antrian pasien yg tidak dapat diprediksi, saya memilih mencari jadwal praktik dr. Upik di tempat lain.

Atas rekomendasi beberapa anggota grup Whats App The Urban Mama Jogja, saya mulai mempertimbangkan untuk periksa di Asri Medical Center (AMC). Di AMC, dr. Upik ada praktik pagi dan siang hari. Jadwalnya bisa dilihat di sini.

Saya disarankan untuk periksa pada hari Senin saja, karena menurut pengalaman salah satu mama TUM Jogja di jadwal hari Jumat banyak pasien dr. Upik dari luar kota yang datang. Memang dr. Upik jadwal dan kegiatannya amazing. Padat nian dok....

Pendaftaran dan nomor antrian dapat dilakukan via telepon. Nah, disini lah kesalahan saya. Saya hendak periksa hari Senin dan saya menelepon untuk mendaftar pada hari Minggu. Alhasil saya dapat nomor antrian 30!!! Hiks...

Untuk mengantisipasi bahwa nomor antrian bisa berubah karena ada aturan lain yang tidak kami tahu, saya dan suami datang sebelum jam 13.00 WIB. Nggak apa lah ya, sekalian lunch dulu lah sambil nunggu.

AMC berada di Jl. H.O.S Cokroaminoto. Bagi warga Jogja asli atau sudah lama tinggal di Jogja, mungkin tahu bahwa area AMC berdiri sekarang dahulunya adalah salah satu area kampus UMY sebelum dipusatkan di dekat ring road seperti sekarang.

Begitu memasuki Jl. H.O.S Cokroaminoto, perasaan saya membuncah dengan nostalgia. Karena tepat di seberang AMC adalah almamater saya, SMA N 1 Yogyakarta. Memori masa bersekolah flooding, satu per satu muncul. Saat upacara, belajar di kelas, bercengkrama dengan teman-teman SMA, pagi-pagi sarapan di kantin sekolah, sampai malam-malam bersama teman sekos mencari makan malam. Bahkan area AMC sendiri memiliki memori tersendiri untuk saya. Kami dulu sering nebeng menggunakan lapangan sepakbola UMY saat pelajaran olahraga. Masih teringat kami lari disuruh lari mengelilingi lapangan sepakbola entah berapa kali, pokoknya keesokan harinya kaki jadi pegal-pegal asoy. Dan jangan salah, waktu saya SMA belum ada yang namanya smartphone! Jadi kalau ingin mengerjakan tugas sekolah atau sekedar mencari hiburan lewat internet saya dan teman sekos sering ke warnetnya UMY. Iya warnet! Jadul ya, ketahuan deh usia berapa sekarang. Hahahaa...

Oke, back to cerita periksa kandungan ya. Cukup untuk nostalgianya...hehee..

Setelah mendaftar sebagai pasien baru, kami menuju ke poli kandungannya. Tetap saja nomer antrian saya 30, nggak lebih cepat karena datang lebih cepat. Lalalaaaa....

Ya sudah, pasrah.

Suami dan Kakak mencari lunch di luar area AMC. Di dekat lobby AMC ada juga beberapa kedai franchise makanan seperti bakso dan mie. Saya sendiri memutuskan untuk membeli nasi bungkus dan roti di salah satu kedai. Secara personal, lebih suka pilihan makanan di kantin Sadewa. Tapi it is just personal taste

Gedung AMC masih sangat bagus dan modern serta dilengkapi eskalator dan lift. Tapi kalau ke poli kandungan harus tetap jalan karena karena letaknya di lantai dasar.

Selintas saya lihat ada fasilitas senam hamil, hypnobirthing, dan klinik kecantikan. Kabarnya jika melahirkan di AMC, include fasilitas untuk creambath.

Interior dan furniture ruangan di poli kandungan bertema modern minimalis. Ada beberapa sofa yang cukup nyaman untuk duduk bagi ibu hamil. Disediakan juga kopi, teh, gula, dan dispenser hot cold. Jadi bisa ngopi atau ngeteh sembari menunggu.

Tapiiii....ruang tunggunya termasuk kecil untuk poli yang jumlah pasiennya banyak. Jadi jika ada 20-30 orang yang mask ruang tunggu, sudah terasa sesak meskipun ruangan ber AC.

Sewaktu saya melakukan pendaftaran di bagian pendaftaran dekat lobby, saya diberitahu bahwa dr. Upik sudah datang. Tapi kok setengah jam, satu jam, dua jam sudah berlalu dr. Upik belum datang ke poli. Ternyata beliau rapat dulu. Kalau baca-baca di web nya AMC, ternyata beliau juga menjabat sebagai head division nya poli kandungan. Makin hitzzz ya dr. Upik. Membuktikan bahwa dr. Upik keahliannya diakui dan on demand banget.

Dengan penuh kesetiaan kami pun terus menunggu...

Di sela menunggu dr. Upik datang, saya mencari ruang laktasi untuk pumping karena Baby Al tidak ikut bersama kami dan sudah lewat jam menyusuinya. Ternyata belum ada ruang laktasi di poli kandungan. Salah satu perawat meminta maaf dan mempersilakan menggunakan salah satu ruangan periksa untuk pumping.

Akhirnya dr. Upik datang dan kami pun bernafas lega. Meski harus menunggu hampir 5 jam akhirnya dipanggil juga. Salah sendiri sih, telponnya telat eh datangnya rajin amat sebelum jadwal praktik. Hehee...

Ruangan periksa di AMC ini termasuk luas dan furniturenya bagus. Kursi yang disediakan untuk pasien berbentuk sofa. Setelah membaca surat kontrol, dr. Upik kemudian mempersilakan untuk USG. Alhamdulillah kata beliau sudah bersih. Dan sudah tidak perlu konsumsi obat lagi karena saya pun suda tidak merasakan nyeri.

Tidak mau penantian selama lima jam berakhir sekejap mata, saya pun memanfaatkan waktu konsul sebaik-baiknya. Saya tanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sudah saya list sedari rumah. Tidak ingin kelewat satu pun! Hahaaa....

Total biaya periksa di AMC saat itu sekitar 140an ribu termasuk jasa dokter, pendaftaran, dan pembuatan kartu pasien yang kece. Exclude tebus resep karena sudah tidak diresepi obat maupun vitamin.

Kami pun pulang menjelang Maghrib. Ya tidak apa-apalah. Daripada jika periksa dengan dr. Upik di Sadewa ada kemungkinan pulang lebih larut. Hehee...

Sedikit tips jika hendak periksa di AMC, telepon lah jauh hari untuk mendaftar dan perkirakan waktu kedatangan yang tepat sesuai antrian. Jika dapat nomor antrian awal, maka bisa datang on time. Tapi jika dapat nomor antrian belakangan ya tidak terlalu rajin datang awal.

At last, terima kasih dr. Upik...sudah membantu persalinan kedua putri kami. Dulu persalinan Kakak dibantu beliau, dan secara tidak terduga persalinan Baby Al Ditakdirkan ditolong beliau juga. Anak ketiga nanti sama dr. Upik lagi atau beda dokter ya? Eh??? Anak ketiga??? Ngerawat kedua princess dulu kaliiiiii




2 comments on "[Baby Al Journey] Periksa Kandungan di Asri Medical Center (AMC) Jogja"
  1. Dear mom, mau nanya dulu sama dokter upiknya normal atau sc? Kenapa biaya berapa ya saat lairan? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak mohon maaf br kebaca komentar dari Mbak.mudah2an masih bermanfaat info dr saya.
      Saya dua kali lahiran dengan dr.Upik dengan proses normal.tapi yang anak kedua diinduksi krn pembukaannya blm maju2 juga.dr.Upik pro normal kok.kl sudah ada tanda2 hrs SC beliau kasih th.dl jg wktu memasuki trimester 3 sy diukur dl ukuran panggulnya utk memastikan bisa melahirkan normal krn sy kan pendek.dr.Upik jg yg meyakinkan kl bisa normal padahal ada bberapa prwt yg tadinya mempertanyakan (krn sy bisa pendek itu 😄).
      Wktu di Happy Land thn 2013 kena 10jutaan pakai kelas A.tp beliau masih praktik di sana tdk ya?di Sadewa thn 2016 kena 6jutaan palai kelas VIP tp rebutan kamar memang krn banyak banget yg ingin lahiran di sana

      Delete