Top Social

Senam Hamil di RS Happy Land dan Panti Rapih Jogja

Monday, December 12, 2016

Saat menjelang kelahiran Kakak, saya sangat antusias mengikuti senam hamil. Bahkan saya bisa ikut dua kali dalam seminggu. Saya merasakan manfaat positif dari senam hamil. Sayangnya, "kerajinan" ini tidak berlanjut ke kehamilan kedua sehingga menimbulkan "drama" kecil saat proses persalinan Baby Al.

Sewaktu hamil kedua, saya memang memutuskan untuk tidak ikut senam hamil. Selain karena jarak rumah yang jauh, saya juga takut senam mempengaruhi kontraksi. Selama hamil Baby Al saya memang sering merasakan kontraksi dan posisi janin di bawah.

Padahal, ternyata tidak berpengaruh loh. Justru kurang gerak ini lah yang menyebabkan posisi Baby Al saat itu masih agak di atas meski sudah masuk panggul. Dan saya salah teknik mengejan! Uh oh!!!! Karena sudah tiga tahun yang lewat ikut senam hamilnya, saya sampai lupa teknik mengejan yang benar. Saya angkat badan saya ketika mengejan, harusnya TIDAK BOLEH! Hanya kepala saja yang boleh diangkat. Alhamdulillah pada percobaan kedua Baby Al sudah lahir sehingga dramanya tidak berlanjut.

Oleh karena itu, saya sangat menyarankan ibu yang sedang hamil menyempatkan diri untuk ikut senam atau yoga hamil. Saat mengikuti senam hamil, kita akan dipandu untuk:

1. Merilekskan otot. Selama hamil tentu saja banyak otot kita yang tegang. Akibat berat dan posisi kandungan ataupun ketegangan kita menghadapi kelahiran. Saat senam hamil kita diajak untuk merilekskan otot-otot punggung, pinggang, kaki, dan leher. Serius ini enak sekali. Rasanya punggung yang capek dan kaki yang kaki-kaki jadi lebih rileks.

2. Memperkuat otot yang akan digunakan saat melahirkan. Instruktur (biasanya bidan) mengajarkan gerakan-gerakan yang memperkuat otot-otot terutama paha dan panggul.

3. Melatih pernafasan. Teknik pernafasan dapat mengurangi rasa sakit saat kontraksi datang dan juga membantu kita bisa lebih kuat mendorong saat hendak mengeluarkan bayi. Teknik pernafasan yang digunakan ada dua yaitu pernafasan perut dan nafas "kepedesan" (ini istilah yang digunakan oleh instruktur waktu itu hehe). Teknik pernafasan perut digunakan untuk pembukaan 1-5. Teknik ini dilakukan dengan mengambil nafas panjang hingga ke perut. Manfaatnya adalah mengurangi rasa sakit yang muncul. Untuk teknik nafas kepedesan dilakukan saat pembukaan 6 ke atas yaitu saat kontraksi semakin intens.

4. Latihan mengejan. Untuk ibu yang sudah memasuki usia kandungan 36 minggu ke atas, instruktur akan memberikan sesi khusus sebelum senam berakhir. Instruktur akan mengajari teknik mengejan, membenarkan posisi ibu, dan praktik langsung. Satu per satu ibu yang usia kehamilan sudah memenuhi syarat tersebut dibimbing oleh instruktur. Jadi ibu yang akan melahirkan prepared saat di meja bersalin.

5. Relaksasi. Setelah gerakan peregangan, biasanya instruktur akan mengajak peserta senam untuk relaksasi. Peserta tidur berbaring dan mendengarkan sugesti-sugesti positif dari instruktur. Ada juga loh yang sampai benar-benar tertidur saat relaksasi ini.

Untuk memilih tempat senam sendiri itu cocok-cocokan. Yang jelas harus cocok secara jadwal dan tempat. Kemudian harus cocok dengan program senam hamilnya. Saya pikir, semua tempat yang menyelenggarakan senam hamil, standard gerakannya sama. Kalau ada yang beda sekiranya tidak terlalu signifikan.

Saya pernah ikut senam hamil di dua tempat saja. Di RS Happy Land dan Panti Rapih Yogyakarta. Kalau di Panti Rapih biasanya saat weekdays. Bisa pagi atau sore hari. Kita harus telepon dulu untuk mendaftar karena dibatasi kuota untuk di Panti Rapih. Kita datang tinggal menyebutkan nomor kuota saat di pendaftaran.

Senam di Happy Land biasanya saya ikuti saat week end dan hanya saat sore hari saja. Waktu itu, tidak ada kuota peserta. Kita tinggal datang saja. Dia akhir senam, setiap peserta akan mendapatkan jus buah. Mungkin sudah ada perubahan untuk saat ini.

Secara tempat sendiri, sebenarnya lebih leluasa dan nyaman di Panti Rapih. Karena tempatnya lebih luas dan terang. Tapi saya lebih suka senam di Happy Land. Gerakan-gerakan senam di Happy Land rasanya lebih meresap menarik otot saat dilakukan. Biasanya saya akan berkeringat dan merasakan otot-otot meregang setelah senam di sana. Tapi beda ibu, mungkin beda pengalaman.

Di mana pun tempatnya, asal kita serius mempelajari dan mengikuti gerakan, manfaatnya akan kita rasakan. Pilih lah tempat yang paling membuat ibu nyaman sehingga mendapat manfaat yang maksimal. Selamat senam ibu ibu....satu...dua...tiga...💃💃💃

Post Comment
Post a Comment