Top Social

Discovery of Prelo: A Lovelist Making

Tuesday, August 15, 2017
Judulnya romantis amat. Iya emang, terinspirasi dari salah satu Korean Drama. Bunda kan K-Drama Lover. Penting banget ya ini dibahas πŸ˜„.

Suatu siang, saat anak-anak tidur, saya iseng jalan-jalan di sosial media dan googling. Saya dan suami memang sedang berencana membeli beberapa barang. So harus cari-cari info dulu dong. Baik terkait spesifikasi barang, bahan, sampai ke harga.

Tak disangka salah satu link membawa saya ke laman Prelo. Dalam hati saya bertanya: "Apa pula Prelo ini?" (sambil menirukan logat Medannya suami).

Demi apa saya baru tahu bahwa ada Prelo? Ya wajar sih sebenarnya. Bunda kan agak-agak kudet.

Usut punya usut, Prelo adalah salah satu start up jual beli barang bekas online. Wait, barang bekas? Second gitu? Iya betul. Nothing new about second goods trading. Beberapa start up juga memperbolehkan atau menjadikan barang bekas sebagai "jualan" utama.

Lebih asyiknya, barang bekas atau second ini kita sebut dengan preloved aja ya. Biar unyu *massive roll eye*.

Pembedanya, di Prelo barang preloved yang diperjualbelikan harus asli, tidak boleh KW. Mau KW 1, 1/2,  1/33, 1/45967800 juga tidak boleh. Harus asli, fix. Untuk menjaga komitmen tersebut, Prelo memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengecek keaslian dan kondisi barang sampai 3 hari setelah barang sampai.

Saya sangat setuju dengan konsep ini. Kenapa? Alasan "I am not againts preloved goods" adalah: produk asli dari produsen-produsen tertentu memang terjamin kualitasnya untuk dipakai jangka panjang dan masih bagus meski sudah pernah dipakai. Jika membeli barang barunya bisa sangat mahal dan tidak semua konsumen mampu.

Langsung deh saya install aplikasi Prelo dan membuat akun di sana. Keterangan barang singkat, padat (kalau bisa concise kenapa panjang-panjang), jelas, tampilan sophisticated, dan yang paling saya suka aplikasi ini ringan dijalankan.


                        Contoh Tampilan

Suka dengan cuplikan captionnya jadi langsung tahu barang tersebut apakah termasuk preloved, baru, ex kado, dll.

Keterangan Concise


Setelah beberapa saat (sok) sibuk ubek-ubek Prelo dengan serta merta muncul Lovelist (kumpulan wishlist berdasar barang-barang di Prelo). Jadi produk- produk yang kita sukai dan klik tanda (❤) akan tersimpan di folder Lovelist. Kita tidak perlu repot-repot mencari produk incaran kita lagi meskipu telah keluar atau sign out dari aplikasi. 

Apa sih isi Lovelist saya?

1. Buku-buku Rabbithole


Sukaaaa banget dengan buku keluaran Rabbithole. Bahannya meski reject atau bekas masih bagus tidak seperti reject. Isinya edukatif sekali. Kami memang berusaha menanamkan sikap suka membaca pada anak-anak kami. Salah satu cara yang kami tempuh adalah membelikan buku-buku yang edukatif san membacakannya.

2. Stroller Travelling


Cocolatte Otto N70

Saat travelling, ada satu hal yang lumayan tricky: saat Adik tidur. Bisa sih dengan digendong. Tapi posisi tersebut kurang nyaman untuk waktu yang lama. Saya ingin sekali punya stroller lighweight yang mudah dibawa dan bisa masuk kabin. Satu hal lagi, ergonomis dan tidak makan tempat agak rumah kami yang minimalis secara ukuran tidak tambah sesak.

3. Carseat
Joie Carseat

Di Indonesia memang belum luas digunakan, tetapi memakai carseat ini penting sekali untuk keselamatan anak dalam perjalanan memakai mobil. Beberapa kali Kakak terjerembab saat mobil di rem. Saya yang memangku Adik pun sering deg-degan takut tiba-tiba harus mengerem mendadak.

4. Food Proccessor
Beaba Babycook

Adik sedang dalam proses belajar makan (usia 10 bulan). Sering bunda sibuk utak atik memasak di dapur, padahal dituntut untuk efektif juga melakukan kegiatan. Jika punya food proccessor yang multifungsi bisa steam, blend, dkk seperti di atas, bisa mengefektifkan kegiatan memasak.

5. Furniture
Lemari Informa

Misi kami saat ini adalah mencari furniture lemari baju. Baju anak-anak tambah banyak, karena anak tambah satuπŸ˜„. Lemari sekaranh sudah tidak cukup menampunh. Kami sedanh mencari lemari yang minimal memiliki tiga pintu.

6. Skincare




Pengen banget punya salah satu (atau semua haha) skincare di atas. Secara usia sudah 30 tahun, harus merawat kecantikan dengan lebih intensif.

7.Samsung Galaxy S7 Edge


Whoaaa....whoaaa...ini sih ngarep bangetttt. Kalau punya S7, fotonya bisa bagus-bagus ya kan? Foto barang untuk olshop jadi lebih komersil ya kan? Kalau ikut photo competition lebih PD ya kan? Tapi...tapi...mungkin akan terbeli setelah beberapa waktu berlalu dan sudah ada produk-produk lebih ciamik lagi . Ya nggak apa-apa kan??? Namanya Lovelist, ya ini lah barang-barang that I love and dream to have.

Terus mau beli di mana? Ya bisa di Prelo dong.... Serius semua ada di Prelo? Semua barang itu kan hasil "jalan-jalan" di sana dan terkumpul jadi satu di folder Lovelist akun saya di Prelo. Jadi ada buku preloved, stroller preloved, lemari preloved, food processor preloved, skincare preloved, gadget preloved, dkk.


My Lovelist


Tidak hanya preloved ya. Ex-kado, oleh-oleh, atau pemberian yang belum pernah dipakai dan benar-benar baru pun ada.

Ikutan "jalan-jalan" lagi aja yuk ke Prelo untuk lebih jelasnya. Saya juga mau cus nambah Lovelist lagi. Siapa tahu Ayah juga bersepakat untuk beli πŸ˜„.

*semua foto diambil dari Prelo
Post Comment
Post a Comment