Top Social

[ Review ] EPA Web Ilmiah Psikologi Buatan Anak Negeri

Sunday, October 22, 2017
Sebagai siswa atau mahasiswa, pernah dong kita googling terkait ilmu yang kita pelajari. Entah itu untuk belajar, mencari bahan tugas, atau update topik-topik terkini.

Anak sekolah dan kuliah jaman sekarang, menurut saya sudah sangat enak karena terbantu dengan teknologi. Lewat Google atau langsung ke web-web spesifik sudah bisa menemukan artikel ilmiah, termasuk artikel jurnal, yang dapat dipertanggungkawabkan isinya. Bahkan, kita bisa mengakses penulis atau peneliti langsung lewat surat elektronik, web, atau sosial medianya. Bayangkan dengan jaman saya SMA, jangankan mau mengontak penulis, mau googling aja harus diajari terlebih dahulu (ketahuan anak generasi kapan).

Sebagai "mantan" mahasiswa Psikologi, selain mengakses jurnal sebagai bahan tugas, saya juga mengakses beberapa web Psikologi. Salah satunya adalah Psychology Today. Web berbasis Amerika Serikat yang tidak hanya mengulas isu-isu terkini masyarakat global tetapi juga teori Psikologi dari sudut pandang falsafah maupun perkembangan teorinya sendiri. Yang saya sukai dari web ini juga mencakup hampir semua bidang Psikologi dari Perkembangan, Psikometri, hingga Industri.

Tetapi, ilmu sosial humaniora merupakan ilmu yang dipengaruhi oleh faktor budaya juga. Jadi ada fenomena-fenomena di Indonesia belum bisa terlalu dijelaskan atau ditemukan di sana. Meskipun, grand theory yang dipakai sebagian besar tetap merujuk pada teori dari "barat".

Beberapa waktu yang lalu telah diluncurkan web E Psychology Articles (untuk lebih singkatnya kita sebut saja dengan EPA). Sebuah web yang berisi artikel ilmiah Psikologi.

Halaman Depan EPA

Tampilannya memang rasa internasional dan bahasa pengantarnya Bahasa Inggris, ternyata web ini digagas oleh anak negeri sendiri lho.

Cakupan Artikel EPA

Saya merasa isi artikel di web ini luar biasa. Pertama, bahasannya mendalam. Kalau saya tidak tahu bahwa semua artikelnya di tulis oleh orang Indonesia, saya mungkin akan mengira ini adalah artikel dari Psychology Today. Tidak hanya bahasan populer, tapi paparan teoretisnya juga bagus dan dalam.

Contoh Artikel EPA

Kedua, paparan artikel disampaikan dengan Bahasa Inggris. Selain memiliki kesulitan untuk menyusun kalimat dengan bahasa internasional ini, kesulitan lain adalah menyampaikan gagasan utamanya yang sudah mendalam dengan baik. Dan EPA berhasil melakukannya. Bangga rasanya, pikiran anak negeri ini dapat dibaca oleh reader dari berbagai belahan dunia.

Ini membuktikan bahwa gagasan dan tulisan anak negeri ini tidak kalah dan memiliki kualitas yang baik pula.
EPA rencananya juga akan diluncurkan dalam Bahasa Indonesia juga. Jadi konten edukasi dapat menyentuh pula masyarakat dalam negeri.

Ketiga, fenomena-fenomena yang terjadi di Indonesia bisa dibahas dengan lebih menyeluruh karena penulisnya merupakan orang Indonesia asli. Kita bisa mendapat wawasan tentang isu-isu terkini yang diulas tanpa meninggalkan aspek budaya dan nilai sosial masyarakat Indonesia. 

Congrats EPA! Ikut bahagia dan bangga. Semoga bisa berkontribusi untuk edukasi dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental di Indonesia.
Post Comment
Post a Comment