Top Social

Taman Pintar: Wisata Edukatif untuk Keluarga

Friday, February 16, 2018
Sudah sejak lama Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu tempat wajib untuk dikunjungi bagi pecinta kegiatan travel. Daerah ini tersohor dengan wisata alam, budaya, kuliner, dan tempat-tempat unik.  Termasuk wisata sedang trend saat ini, yaitu tempat foto yang instagramable. Tetapi tidak hanya itu, kota ini juga menawarkan tempat wisata yang edukatif untuk keluarga yang masih memiliki anak kecil hingga remaja. Salah satunya adalah Taman Pintar.

Taman Pintar terletak dekat dengan salah satu pusat keramaian Kota Yogyakarta yaitu Malioboro. Aksesnya mudah, bahkan bisa ditempuh dengan berjalan kaki jika dari Malioboro. Selain itu, Taman Pintar bersampingan dengan pusat jual beli buku yang oleh warga Yogyakarta kerap disebut dengan shoping. Jika keluarga Anda adalah pecinta buku, maka bisa berburu buku setelah dari Taman Pintar.

Harga tiket di Taman Pintar bervariasi mulai dari Rp 4.000,00-Rp 40.000,00. Tiket bisa dibeli di tempat atau secara online. Sebaiknya sebelum membeli tiket, sudah menannyakan kepada anak-anak terlebih dahulu wahana-wahana yang mereka ingin kunjungi. Karena sebagian besar tiket dibeli di loket utama dan antriannya cukup padat di saat liburan.

Apa saja wahana yang menarik di Taman Pintar?

Gedung Kotak dan Gedung Oval

Gedung Kotak
Gedung Oval
Kedua gedung ini terhubung di salah satu lantai kedua gedung ini. Selama berkeliling di dalam gedung kita akan bertemu dengan berbagai macam replika, miniatur tempat, peragaan budaya, dan peragaan ilmiah. Saat masuk, kita disambut dengan akuarium berisi berbagai jenis ikan. Setelah itu replika jaman prasejarah menyambut para pengunjung lengkap dengan tiruan dinosaurusnya.
Replika Zaman Prasejarah
Lukisan Ilmuwan yang Melakukan Penemuan Besar di Dunia Sains
Lukisan 3D
Peragaan ilmiah dari ilmu Fisika dan Kimia pun dapat kita jumpai. Tidak perlu khawatir, akan ada petugas yang menjelaskan prinsip-prinsip kerja dari peragaan ilmiah tersebut dan contoh-contohnya di kehidupan sehari-hari. Sangat menyenangkan, karena kita juga bis aikut memperagakan langsung. Tidak sama rasanya dengan membaca rumus-rumus di buku. Ada juga peragaan “Rumah Gempa”, miniatur pembangkit listrik, pengolahan susu sapi, miniatur Candi Borobudur, dan bermain gamelan. Anak-anak juga bisa praktik langsung di Laboratorium Sains dan berperan sebagai penyiar televisi.

Bermain Gamelan

Kampung Kerajinan

Melukis Kaos
Didampingi oleh beberapa instruktur, anak-anak dapat belajar membuat gerabah, melukis gerabah, dan melukis kaos. Setelah selesai (kering), anak-anak dapat membawanya pulang kembali. Selain merupakan kegiatan yang digemari anak, membuat gerabah dan melukis dapat merangsang perkembangan motorik halus anak. Jangan memakai baju yang Anda sayangi jika tertarik untuk melukis, karena cat yang digunakan untuk melukis tidak dapat hilang saat menempel di baju. Meski disediakan celemek, tetapi larut dalam kegiatan melukis dapat membuat anak maupun orang dewasa tidak sadar bahwa bajunya sudah terkena cat.

Mencanting
Di Kampung Kerajinan juga terdapat kesempatan untuk membatik. Pengunjung disediakan secarik kain untuk membatik dan diajari untuk “mencanting” atau membuat gambar dengan malam (lilin yang dilelehkan). Gambar hasil mencanting tersebut merupakan pola dasar yang akan diwarnai dalam membuat batik. Setelah siap untuk diwarnai, pengunjung dipersilakan untuk memberi warna yang dibuat secara alami khas batik. Selesai diwarnai, kain tersebut dijemur sampai kering untuk kemudian dapat dibawa pulang. Kegiatan membuat gambar dengan canting hanya diperbolehkan untuk anak minimal usia delapan tahun karena malam masih sangat panas dan diletakkan di atas tungku yang masih menyala. Anak di bawah usia tersebut dapat ikut mewarnai.

Mewarnai Pola yang Sudah Dibatik

Planetarium

Gedung Planetarium dan Gedung PAUD yang bersebelahan
Anak-anak bisa menonton film tentang antariksa di Planetarium ini. Waktu pemutaran filmnya terjadwal, jadi kita bisa menanyakan terlebih dahulu jadwal pemutaran filmnya. Jika masih agak lama, kita bisa berkunjung ke tempat lain terlebih dahulu sambil menunggu waktu film mulai diputar.

Gedung PAUD

Gedung PAUD terdiri atas PAUD Barat dan Timur. Anak-anak usia PAUD bisa berpetualang, belajar tentang profesi, budaya, hewan, tumbuhan, dan sains dengan cara yang mneyenangkan sesuai usia mereka, yaitu bermain. Terdapat juga ruang pertunjukan dan perpustakaan yang disesuaikan dengan usia anak.

Selain wahana-wahana tersebut, terdapat juga wahana outdoor berupa berperahu dan bermain air, taman lalu lintas, dan aneka permainan yang bebas dimainkan setiap sudut Taman Pintar.

Peraga Observatorium
Bermain Musik
Bagi keluarga Indonesia yang sedang berencana atau sudah melakukan kunjungan wisata ke Yogyakarta, yuk sempatkan ke tempat edukatif ini! 
2 comments on "Taman Pintar: Wisata Edukatif untuk Keluarga"
  1. Di Taman Pintar juga bisa nonton si nemo 4D mbak...keren juga loh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah...berarti terlewat kemarin. kalau ke sana lagi diagendakan. trm kasih infonya Mbak

      Delete